10 Februari, 2010

LAPORAN PRAKTIKUM PENANGKARAN BUAYA


I. PENDAHULUAN
1.1  Latar Belakang
Keberadaan buaya di Indonesia semakin hari semakin menurun. Hal ini terjadi karena adanya penurunan kualitas habitat sebagai akibat dari aktivitas manusia, lemahnya pengamanan, pengawasan, penerapan sanksi hukum, serta rendahnya kesadaran masyarakat tentang konservasi, juga turut mengakibatkan penurunan populasi buaya di alam. Walaupun telah berstatus dilindungi (termasuk oleh pemerintah daerah di mana habitat dan jenis buaya berada), namun perburuan liar masih tetap berjalan hingga saat ini. Buaya memiliki nilai komersial yang cukup tinggi. Sebagian di antaranya dimanfaatkan untuk bahan baku tas dan makanan. Potensi keindahan morfologis, keunikan tingkah laku namun buaya dianggap sebagai ancaman terhadap kegiatan manusia, sering kali manusia membunuh satwa tersebut. Selain itu, di beberapa daerah, satwa buaya banyak pula yang diburu untuk dijadikan sebagai makanan (sumber protein hewani). Dengan demikian, keberadaan satwa buaya tersebut semakin hari semakin berkurang populasinya.
Oleh karena itu, guna menjaga eksistensi sekaligus memulihkan populasi buaya di Indonesia, perlu dilakukan kegiatan konservasi. Konservasi buaya dapat dilakukan secara in-situ (di dalam habitat alaminya); seperti melalui perlindungan jenis, pembinaan habitat dan populasi; dan secara ex-situ (di luar habitat alaminya), salah satu diantaranya melalui penangkaran. Kegiatan penangkaran buaya tidak hanya sekedar untuk kegiatan konservasi jenis dan peningkatan populasi, tetapi juga dapat dimanfaatkan untuk pendidikan, penelitian dan pengembangan wisata selain itu untuk pasokan industri tas. Hasil penangkaran dapat dilepas-liarkan ke habitat alam (sesuai dengan syarat-syarat dan peraturan yang berlaku), serta sebagian dapat dimanfaatkan untuk tujuan komersial, terutama mulai dari hasil keturunan ke dua (F2).
Dalam rangka mendukung upaya konservasi buaya, khususnya melalui penangkaran, telah dilakukan serangkaian kegiatan penelitian yang berkaitan dengan habitat, perilaku, pakan dan pengelolaan penangkaran buaya  di Indonesia. Hasil-hasil penelitian dan kajian tersebut selanjutnya dapat dijadikan acuan dalam pengelolaan dan pengembangan penangkaran buaya oleh pihak-pihak yang berkompeten.

BACA SELENGKAPNYA LAPORAN PENANGKARAN BUAYA

Tidak ada komentar:

Poskan Komentar